Pencarian

LLDikti X dan III Tutup KKN Tematik 2026 di Agam, Afdalisma Dorong Program Lanjutan Pascabencana

Selasa, 11 Agustus 2026 • 11:25:01 WIB
LLDikti X dan III Tutup KKN Tematik 2026 di Agam, Afdalisma Dorong Program Lanjutan Pascabencana
LLDikti Wilayah X dan Wilayah III menutup KKN Tematik 2026 di Agam, Sumatera Barat, pada Jumat malam (11/8/2026) di Aula Kampus Universitas Fort de Kock, Bukittinggi.

JAWA BARAT — Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) bertema "Bangkik Basamo Mambangun Nagari" itu berlangsung sejak 1 Agustus 2026. Penutupan digelar di Aula Kampus Universitas Fort de Kock (UFdK), Bukittinggi, setelah sepuluh hari mahasiswa diterjunkan membantu pemulihan wilayah terdampak bencana.

217 Mahasiswa dari 34 Kampus Diterjunkan ke Palembayan

Para mahasiswa berasal dari kampus di bawah naungan LLDikti Wilayah X yang membawahi Sumatera Barat dan LLDikti Wilayah III yang membawahi Jakarta. Mereka tersebar di sejumlah nagari di Palembayan untuk membantu pendampingan masyarakat pascabencana.

Afdalisma menegaskan penutupan kegiatan ini bukan akhir dari keterlibatan akademisi dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia mendorong agar program serupa dirancang dalam bentuk kolaborasi berkelanjutan antara kedua lembaga layanan pendidikan tinggi tersebut.

Afdalisma: Kontribusi Kampus Harus Berlanjut

"Alhamdulillah, malam ini kegiatan KKN Tematik tahun 2026 Sumatera Barat resmi ditutup. Dan ini merupakan KKN kolaboratif antara LLDikti Wilayah X dengan LLDikti Wilayah III," ujar Afdalisma dalam sambutannya.

Ia menambahkan, keberlanjutan program menjadi kata kunci agar dampak pengabdian mahasiswa tidak hilang begitu masa KKN selesai. Menurutnya, kebutuhan pemulihan pascabencana di Agam masih panjang dan membutuhkan pendampingan dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

Sinergi Lintas Wilayah Jadi Model Pemulihan Daerah Bencana

Kolaborasi LLDikti Wilayah X dan Wilayah III dalam penyelenggaraan KKN tematik ini menjadi salah satu model sinergi antarlembaga layanan pendidikan tinggi. Penggabungan sumber daya kampus dari dua wilayah berbeda dinilai memperluas cakupan program dan variasi keahlian yang dibawa mahasiswa.

Selama sepuluh hari bertugas, para mahasiswa tidak hanya membantu proses pemulihan fisik, tetapi juga melakukan pendataan potensi desa. Sebagian dari mereka dilaporkan menemukan potensi wisata di tengah jejak bencana, sebuah modal penting bagi percepatan ekonomi lokal.

Berakhirnya masa pengabdian di Palembayan diharapkan meninggalkan jejak konkret bagi warga. Afdalisma menekankan agar gagasan program lanjutan segera dimatangkan oleh kedua LLDikti bersama pemerintah daerah setempat.

Follow www.jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks