Pencarian

Job Fair Kabupaten Bogor 2026 di Sentul Sediakan 6.056 Lowongan Kerja untuk 221 Posisi, Pendaftar Capai 5.000 Orang

Kamis, 06 Agustus 2026 • 02:47:31 WIB
Job Fair Kabupaten Bogor 2026 di Sentul Sediakan 6.056 Lowongan Kerja untuk 221 Posisi, Pendaftar Capai 5.000 Orang
Antrean pencari kerja terlihat mengular di Vivo Mall Sentul pada pembukaan Job Fair Kabupaten Bogor 2026, Rabu.

BOGOR — Antrean pencari kerja terlihat mengular di Vivo Mall Sentul, Sukaraja, sejak pagi. Mereka datang memanfaatkan Job Fair Kabupaten Bogor 2026 yang dibuka langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, Rabu.

Sebanyak 221 posisi pekerjaan tersedia dengan total kebutuhan mencapai 6.056 orang. Berbagai sektor industri di Kabupaten Bogor ikut ambil bagian dalam perekrutan massal ini.

"Alhamdulillah hari ini ada 221 posisi pekerjaan yang dibuka dengan jumlah kebutuhan pekerja kurang lebih 6.056 orang," kata Rudy usai membuka acara.

5.000 Pelamar Sudah Daftar Daring, Panitia Siapkan Jalur Langsung

Antusiasme masyarakat terlihat dari data pendaftaran. Hingga pelaksanaan kegiatan, tercatat sekitar 5.000 pencari kerja telah mendaftar secara daring melalui platform yang disediakan.

Jumlah tersebut dipastikan bertambah karena panitia juga melayani pendaftaran langsung di lokasi. Para pencari kerja tinggal membawa berkas lamaran dan langsung bertemu dengan perwakilan perusahaan yang membuka lowongan.

Bagi warga yang belum berkesempatan hadir, tidak perlu khawatir. Pemkab Bogor menyiapkan terobosan baru agar akses informasi kerja tidak hanya ada saat job fair digelar.

Bogor Career Center: Solusi Layanan Kerja Harian untuk Warga

Rudy meminta Dinas Tenaga Kerja berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain untuk membentuk Bogor Career Center. Lembaga ini nantinya menjadi pusat layanan informasi lowongan kerja yang bisa diakses masyarakat setiap hari.

"Kami minta kepada Dinas Tenaga Kerja berkolaborasi dengan beberapa OPD membentuk Bogor Career Center. Setiap hari perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja bisa diinformasikan sehingga masyarakat tidak harus menunggu job fair," ujarnya.

Langkah ini diambil karena pelayanan ketenagakerjaan dinilai tidak boleh berhenti pada kegiatan yang bersifat insidental. Dengan adanya pusat layanan harian, perusahaan yang membutuhkan karyawan bisa langsung menyampaikan informasinya kapan saja.

Rudy menambahkan, kolaborasi dengan dunia usaha menjadi kunci memperluas akses kesempatan kerja. Jika perusahaan di Kabupaten Bogor rutin melaporkan kebutuhan tenaga kerja, peluang warga mendapatkan pekerjaan akan semakin besar.

BLK Dioptimalkan, Siap Kirim Tenaga Kerja ke Luar Negeri

Selain memperluas akses informasi, Pemkab Bogor juga fokus meningkatkan kualitas calon pekerja. Balai Latihan Kerja (BLK) yang telah beroperasi akan terus dioptimalkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja.

Bahkan, kata Rudy, beberapa pihak telah menjajaki kerja sama pemanfaatan BLK untuk menyalurkan tenaga kerja asal Kabupaten Bogor ke sejumlah negara. Ini membuka peluang baru bagi warga yang ingin berkarier di luar negeri dengan keterampilan yang mumpuni.

Ke depan, pemkab berencana menambah pembangunan BLK di sejumlah wilayah seiring pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Namun, realisasi program tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

Dengan kombinasi job fair, Bogor Career Center, dan penguatan BLK, Pemkab Bogor berupaya menekan angka pengangguran sekaligus menyiapkan tenaga kerja siap pakai yang sesuai kebutuhan industri.

Follow www.jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: megapolitan.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks