JAWA BARAT — Mobil PELITA resmi diperkenalkan oleh Jamkrindo pada peringatan HUT ke-56 perusahaan yang mengusung tema "Menjamin Lebih Luas, Berdampak Lebih Nyata". Kendaraan ini bukan sekadar armada seremonial, melainkan sarana untuk menjangkau sekolah-sekolah di berbagai daerah. Layanan yang diberikan mencakup edukasi literasi, pendampingan tumbuh kembang anak, dan konseling dengan psikolog profesional secara cuma-cuma.
Deteksi Dini Gangguan Psikologis Anak Jadi Sasaran Utama
Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari menjelaskan bahwa kehadiran mobil ini bertujuan membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak untuk mendapatkan ruang aman dalam berkonsultasi. "Kami ingin membuka akses yang lebih luas terhadap literasi, edukasi, dan pendampingan tumbuh kembang anak," ujarnya dalam keterangan resmi. Program ini diharapkan mampu mendorong deteksi dini terhadap berbagai permasalahan psikologis, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Mobil PELITA merupakan pengembangan dari program edukasi kesehatan mental yang sudah berjalan sebelumnya. Fokus utamanya adalah pencegahan perundungan (bullying) dan kekerasan seksual terhadap anak. Dengan layanan ini, Jamkrindo ingin setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa hambatan psikologis.
Rangkaian Kegiatan Sosial dan Pemberdayaan Guru
Peluncuran mobil ini menjadi salah satu program utama dalam perayaan HUT ke-56 Jamkrindo. Selain itu, perusahaan juga menjalankan Program Pustaka Lestari untuk ribuan anak, Pelosok Mengajar, bantuan Pojok Membaca, serta edukasi kesehatan mental keluarga. Program peningkatan kompetensi guru dan program dedikasi guru juga digelar untuk memperkuat kualitas pengajar di daerah.
Kegiatan donor darah turut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Rangkaian acara ditutup dengan Fun Walk yang diikuti jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh insan Jamkrindo. Abdul Bari menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar olahraga, melainkan simbol penguatan semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan ke depan.
Kinerja Penjaminan Capai Rp139,6 Triliun hingga Juni 2026
Di luar agenda sosial, Jamkrindo juga memaparkan capaian bisnisnya. Hingga Juni 2026, perusahaan membukukan volume penjaminan sebesar Rp139,6 triliun yang menjangkau lebih dari 2 juta pelaku usaha dan penerima manfaat. Capaian ini berkontribusi terhadap penyerapan hampir 5,9 juta tenaga kerja.
Sebagai bagian dari Holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo terus memperkuat perannya dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan Koperasi. "Selama 56 tahun berkontribusi pada perekonomian nasional, Jamkrindo telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan ekonomi nasional," ujar Abdul Bari. Transformasi bisnis, penguatan tata kelola, dan inovasi digital menjadi pilar utama perusahaan ke depan.