Pencarian

Gempa M5,3 Pangandaran Guncang Jalur Kereta Daop 2 Bandung, 7 Perjalanan Terhenti untuk Pemeriksaan Rel

Jumat, 07 Agustus 2026 • 13:25:31 WIB
Gempa M5,3 Pangandaran Guncang Jalur Kereta Daop 2 Bandung, 7 Perjalanan Terhenti untuk Pemeriksaan Rel
Petugas prasarana KAI Daop 2 Bandung memeriksa kondisi rel dan jembatan pascagempa M5,3 di Pangandaran, Rabu (5/8) malam.

BANDUNG — Getaran gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,3 yang berpusat di 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, langsung memicu prosedur darurat di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung. Pusat Pengendali Operasi Kereta Api (Pusdalopka) setempat memerintahkan seluruh perjalanan kereta api untuk berhenti sementara, baik di stasiun terdekat maupun di tengah jalur, sesaat setelah informasi gempa diterima Rabu (5/8) pukul 21.55 WIB.

Penghentian ini berdampak pada lintas yang merasakan guncangan paling kuat, mulai dari Stasiun Nagreg hingga Stasiun Banjar, lintas Cibatu–Garut, serta lintas Cipatat–Gandasoli. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa langkah ini merupakan standar operasional keselamatan yang wajib dijalankan setiap kali terjadi potensi gangguan pada infrastruktur.

7 Perjalanan Terhenti, dari Parcel Selatan hingga Lodaya

Setidaknya ada tujuh perjalanan kereta api yang terdampak kebijakan penghentian sementara ini. KA Parcel Selatan (306) misalnya, harus berhenti dan menunggu di Stasiun Banjar. Sementara itu, KA Kutojaya Selatan (292) terjebak di petak jalan Cibatu–Warungbandrek KM 217+900.

Berikut daftar lengkap perjalanan yang dihentikan sementara:

  • KA (306) Parcel Selatan — berhenti di Stasiun Banjar
  • KA (300) Cikuray — berhenti di Stasiun Leles
  • KA (292) Kutojaya Selatan — berhenti di petak jalan Cibatu–Warungbandrek KM 217+900
  • KA (72) Mutiara Selatan — berhenti di petak jalan Cipeundeuy–Cirahayu KM 237+000
  • KA (350) Commuter Line Garut — berhenti di Stasiun Wanaraja
  • KA (PLB 80B) Lodaya — berhenti di petak jalan Manonjaya–Ciamis KM 289+200
  • KA (PLB 287A) Serayu — berhenti di Stasiun Cipeundeuy

Petugas Prasarana Dikerahkan, Rel dan Jembatan Jadi Prioritas Pengecekan

Kuswardojo menjelaskan, penghentian perjalanan bukan tanpa alasan. Petugas prasarana dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, serta infrastruktur pendukung lainnya sebelum kereta kembali diizinkan lewat.

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Begitu menerima informasi terjadinya gempa, kami langsung menerapkan prosedur keselamatan dengan menghentikan sementara perjalanan kereta api dan mengerahkan petugas prasarana untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, serta infrastruktur pendukung lainnya sebelum perjalanan kereta api kembali diizinkan beroperasi,” ujar Kuswardojo.

Hingga pukul 22.25 WIB, pemeriksaan masih berlangsung di sejumlah lintas yang terdampak. KAI Daop 2 Bandung berjanji akan terus memantau kondisi lapangan dan memberikan pembaruan informasi secara berkala melalui kanal resmi mereka.

KAI Minta Maaf atas Keterlambatan, Imbau Pelanggan Pantau Informasi Resmi

Dampak langsung dari insiden ini adalah potensi keterlambatan yang dialami pelanggan. Pihak KAI menyadari hal tersebut dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Mereka juga mengimbau para pelanggan untuk tetap tenang dan hanya mengikuti informasi resmi yang disampaikan KAI.

“Kami memahami adanya potensi keterlambatan yang dialami pelanggan akibat penghentian sementara perjalanan kereta api. Namun langkah ini harus kami lakukan demi memastikan seluruh perjalanan berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian dari seluruh pelanggan,” tambahnya.

Keputusan untuk melanjutkan kembali operasional kereta api hanya akan diambil setelah seluruh hasil pemeriksaan prasarana dinyatakan aman dan layak lintas.

Follow www.jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabarbicara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks