TASIKMALAYA — Warga Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya menikmati aliran listrik resmi setelah Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya berkolaborasi dengan PT PLN. Pemasangan KWH meter dan instalasi listrik ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan jawaban atas keterbatasan penerangan yang selama ini membelenggu aktivitas warga.
Sebelumnya, warga bergantung pada penerangan seadanya. Aktivitas malam hari sangat terbatas, anak-anak kesulitan belajar usai Magrib, dan roda ekonomi keluarga berjalan pincang. Kini, rumah-rumah yang tadinya gelap gulita mulai terang benderang.
Operasi Kemanusiaan di Gang-Gang Sempit Parungponteng
Dansatgas TMMD Ke-129 menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan operasi kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Personel Satgas bersama petugas PLN bahu-membahu menarik kabel dan memasang tiang di bawah terik matahari, menembus gang-gang sempit permukiman padat.
“Ini bukan proyek biasa. Ini adalah operasi kemanusiaan yang menyentuh urat nadi kehidupan masyarakat yang bergelut dengan keterbatasan penerangan,” tegas Dansatgas, Sabtu (1/8/2026).
Seluruh proses instalasi dikerjakan secara gotong royong dan sesuai standar keselamatan ketenagalistrikan. Tidak ada pekerjaan setengah-setengah, karena listrik dianggap sebagai nyawa baru bagi desa.
Listrik Resmi untuk Keamanan dan Kepatuhan Hukum
Pemasangan KWH meter ini memastikan warga mendapatkan akses energi yang legal dan aman. Langkah ini sekaligus memutus praktik sambungan liar yang berisiko membahayakan keselamatan jiwa.
“Dengan adanya pemasangan KWH beserta instalasi listrik yang resmi, kami ingin memastikan warga mendapatkan akses energi yang aman, legal, dan layak. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara melalui TNI,” ujar Dansatgas.
Kehadiran listrik resmi ini juga menjadi pintu masuk bagi peningkatan produktivitas warga. Para pelaku UMKM dapat menambah jam usaha, sementara ibu-ibu bisa lebih leluasa beraktivitas di malam hari.
Haru Warga: “Ini Anugerah Besar bagi Kami”
Maman, salah satu warga penerima manfaat, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya. Matanya berkaca-kaca melihat tiang listrik resmi berdiri di depan rumahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada TNI dan PLN melalui Program TMMD Ke-129. Ini adalah anugerah besar bagi kami. Dengan listrik yang layak, kami yakin pendidikan anak-anak akan lebih baik, usaha bisa berkembang, dan kualitas hidup kami akan naik,” ujar Maman dengan suara bergetar.
Bagi warga Parungponteng, aliran listrik ini adalah simbol keadilan. Bukti bahwa pembangunan benar-benar menyentuh lapisan masyarakat paling bawah dan desa tidak dilupakan.
Sinergi TNI dan BUMN Mempercepat Pembangunan Desa
Program TMMD merupakan wujud operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi dengan BUMN seperti PLN dinilai efektif memutus rantai ketertinggalan infrastruktur dasar di perdesaan.
Dengan menyalanya lampu di Parungponteng, menyala pula harapan baru bagi desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terbukti, bahwa ketika negara hadir, maka terang pasti datang.