Pencarian

Kebakaran di Kuningan Hanguskan 1.700 Meter Persegi TPA Cirahayu dan Lahan PT Mayora, Kerugian Capai Rp40 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 • 12:38:31 WIB
Kebakaran di Kuningan Hanguskan 1.700 Meter Persegi TPA Cirahayu dan Lahan PT Mayora, Kerugian Capai Rp40 Juta
Api melalap area seluas 1.700 meter persegi di TPA Desa Cirahayu, Kuningan, dengan estimasi kerugian mencapai Rp40 juta.

KUNINGAN — Dua titik kebakaran terjadi bersamaan di Kabupaten Kuningan pada Jumat (31/7/2026) selepas magrib. Selain melalap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Cirahayu, api juga menghanguskan lahan milik PT Mayora di Blok Wage, Bandorasa Wetan, Kecamatan Luragung.

Di TPA Cirahayu, si jago merah melahap area seluas 1.700 meter persegi. Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, menyebutkan estimasi kerugian mencapai Rp40 juta. Dua unit mesin cacah dan satu mesin diesel hangus tak tersisa, sementara satu mesin pres dan satu mesin cacah lainnya berhasil dievakuasi warga.

Kronologi: Api Diketahui Warga Saat Magrib

Alimin, Kasi Ekbang Pemdes Cirahayu, mengungkapkan api pertama kali diketahui sekitar pukul 18.30 WIB oleh Yudi, warga setempat. Kobaran api dengan cepat membesar setelah diterpa angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Petugas UPT Damkar Kuningan yang tiba di lokasi langsung berjibaku memadamkan api. Mereka dibantu personel Polsek Luragung, Koramil Luragung, Satpol PP BKO Luragung, serta perangkat desa dan masyarakat. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama 120 menit hingga api benar-benar padam.

Lahan PT Mayora Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok

Di lokasi terpisah, lahan milik PT Mayora di Blok Wage RT 12 RW 04, Bandorasa Wetan, juga dilalap api. Dari total luas lahan sekitar 20 hektare, area yang terbakar mencapai 1 hektare.

Penyebab kebakaran di lahan ini diduga kuat berasal dari puntung rokok yang masih menyisakan bara lalu dibuang sembarangan ke semak belukar. "Kebakaran diduga akibat puntung rokok yang masih ada bara apinya dibuang ke semak belukar oleh orang tidak bertanggung jawab," kata Andri Arga Kusuma.

Imbauan Damkar: Waspadai Tiga Sumber Api

Menyusul dua insiden ini, UPT Damkar Kuningan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Andri menyebut tiga sumber api yang kerap memicu musibah: tungku atau gas, korsleting listrik, dan pembakaran sampah atau barang mudah terbakar.

Warga diminta rutin memeriksa dan membersihkan selang gas serta regulator kompor. Penggunaan kabel berstandar SNI juga disarankan untuk menghindari korsleting listrik yang kerap menjadi biang keladi kebakaran.

Instansi juga mendorong pemerintah desa dan pimpinan perusahaan di lingkungan masing-masing untuk menyediakan alat proteksi kebakaran seperti apar atau tandon air. Langkah sederhana ini dinilai krusial untuk meminimalkan risiko sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

Follow www.jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasjabar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks