JAWA BARAT — Judoka China Tang Jing dicoret dari perempat final Asian Games nomor -70 kg putri setelah diduga menggigit lengan lawannya dari Jepang, Rin Maeda. Keputusan diskualifikasi diambil wasit setelah meninjau rekaman video, dan Maeda akhirnya melaju hingga meraih medali emas.
Insiden itu terjadi di Nagoya, saat Tang dan Maeda terlibat dalam pertarungan kunci yang menentukan siapa yang berhak melaju ke semifinal. Wasit menghentikan laga setelah Maeda menarik lengan kirinya dan menunjukkan bekas gigitan di dekat pergelangan tangan kepada petugas pertandingan.
Setelah berkonsultasi dan meninjau tayangan ulang, ofisial memutuskan Tang melanggar aturan karena berperilaku tidak sportif. Tang yang berusia 31 tahun sempat tampak memprotes keputusan tersebut, tetapi akhirnya bersalaman dengan Maeda dan meninggalkan area pertandingan tanpa memberi keterangan kepada media.
Bekas Gigitan Terlihat Jelas di Lengan Maeda
Pelatih Maeda, Maki Tsukada, mengatakan luka di lengan anak asuhnya tampak serius dan nyaris berdarah. Menurutnya, bekas gigitan itu terlihat sangat jelas dan tidak terbantahkan saat diperlihatkan kepada wasit.
"Bekas gigitannya sangat jelas dan kentara. Kami tidak membicarakan soal disinfeksi atau hal semacam itu," ujar Tsukada seperti dikutip dari laporan pertandingan.
Maeda sendiri mengaku sempat ragu dengan apa yang akan terjadi setelah ia melaporkan insiden itu kepada wasit. Baginya, kejadian seperti ini jarang terjadi sehingga menjadi pengalaman pertama sepanjang kariernya.
Maeda Tetap Fokus dan Raih Emas
Meski sempat merasakan nyeri, Maeda mengaku rasa sakit itu hilang begitu ia kembali ke atas matras. Adrenalin yang muncul membuatnya tidak terlalu memikirkan luka di lengannya dan tetap fokus menyelesaikan pertandingan.
"Ini bukan hal yang sering terjadi, jadi ini pertama kali bagi saya. Saya sempat tidak yakin apa yang akan terjadi, tapi saya tetap melapor ke wasit. Rasanya sedikit sakit, tapi begitu masuk matras, adrenalin bekerja dan saya tidak terlalu merasakannya," kata Maeda kepada wartawan.
Maeda yang berusia 21 tahun kemudian memastikan medali emas setelah mengalahkan judoka Kazakhstan, Azhar Askhat, di partai puncak. Sementara itu, diskualifikasi ini menjadi pukulan bagi Tang yang sebelumnya telah mengoleksi tiga medali Asian Games.
Insiden gigitan menambah daftar kontroversi di arena judo Asian Games kali ini. Federasi judo internasional belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan sanksi tambahan di luar diskualifikasi dari nomor pertandingan.