Pencarian

Pasar PC Gaming Jepang Naik Dua Kali Lipat dalam Empat Tahun

Senin, 28 September 2026 • 20:35:01 WIB
Pasar PC Gaming Jepang Naik Dua Kali Lipat dalam Empat Tahun
Pendapatan pasar PC gaming Jepang naik lebih dari dua kali lipat dari ¥132,1 miliar pada 2021 menjadi lebih dari ¥300 miliar pada 2025.

JAWA BARAT — Pendapatan pasar PC gaming Jepang melonjak dari ¥132,1 miliar pada 2021 menjadi lebih dari ¥300 miliar pada 2025, menurut data awal Computer Entertainment Supplier's Association (CESA). Angka ini menandai pertama kalinya PC menantang dominasi console di negara yang identik dengan PlayStation dan Nintendo tersebut. Laporan lengkap CESA dijadwalkan terbit Desember mendatang.

Pertumbuhan itu dipaparkan dalam laporan awal CESA yang dipresentasikan di ajang Tokyo Game Show 2026. Lonjakan lebih dari dua kali lipat dalam empat tahun ini berbanding kontras dengan pasar mobile Jepang yang hanya tumbuh sekitar 4,5 persen pada periode yang sama.

Steam Jadi Mesin Pertumbuhan

Sebagian besar pertumbuhan pasar PC Jepang disumbang oleh game global yang populer di Steam. Tiga game dengan pendapatan terbesar di platform tersebut adalah Counter-Strike 2, PUBG: Battlegrounds, dan Apex Legends.

Ketiganya mengusung model free-to-play yang mengandalkan komunitas online. Artinya, pemain bisa masuk tanpa hambatan biaya awal, dan ini mempermudah penetrasi ke pasar yang sebelumnya lekat dengan konsol.

Pendapatan Tinggi Tak Selalu Sejalan dengan Waktu Bermain

Data CESA menunjukkan pola menarik: game dengan pendapatan terbesar bukan otomatis menjadi game yang paling lama dimainkan. Untuk durasi bermain, Left 4 Dead 2 berada di posisi teratas, disusul Terraria.

Dota 2 dan Stardew Valley juga masuk jajaran game dengan waktu bermain tinggi. Pola ini mengindikasikan pemain PC Jepang tidak hanya menghabiskan waktu di game kompetitif populer, tetapi juga menikmati judul dengan gaya permainan berbeda.

Streaming dan Konten Gaming Ikut Dorong Adopsi

Pertumbuhan streaming dan konten gaming di YouTube turut memperluas daya tarik PC di Jepang. Game multiplayer yang mudah ditonton dan dimainkan bersama komunitas memberi alasan tambahan bagi pemain untuk beralih ke platform dengan library besar seperti Steam.

Fenomena ini memperkuat posisi PC sebagai platform yang tidak lagi sekadar niche di Jepang. Ekosistem konten dan komunitas menjadi penggerak yang sulit diabaikan.

Kontras dengan Pasar Mobile dan Konsol

Selama periode 2021–2025, pasar mobile Jepang hanya naik sekitar 4,5 persen. Sementara itu, PC mencatat lonjakan yang jauh lebih besar, menunjukkan pergeseran preferensi sebagian gamer di negara tersebut.

Data ini masih bersifat awal. Laporan lengkap CESA yang dijadwalkan hadir Desember mendatang akan memberi gambaran lebih utuh soal besaran pasar dan komposisi pendapatannya.

Bagi pelaku industri, sinyal ini membuka peluang baru di pasar yang secara historis dikuasai console. Pertanyaannya kini, seberapa jauh pergeseran ini akan berlanjut dan apakah konsol akan merespons dengan strategi baru.

Follow www.jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jagatplay.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks