Pencarian

Ekspedisi Susur Pantai SMAN 1 Bandung Telusuri 4 Muara di Jabar Selatan, Temukan pH Air Cidaun 4,59

Sabtu, 26 September 2026 • 05:31:31 WIB
Ekspedisi Susur Pantai SMAN 1 Bandung Telusuri 4 Muara di Jabar Selatan, Temukan pH Air Cidaun 4,59
Tim Ekspedisi SMAN 1 Bandung menyusuri empat muara di pesisir selatan Jawa Barat.

BANDUNG — Ekspedisi Musim Pengembaraan PPRPG GIDEON Angkatan 45 SMAN 1 Bandung menyusuri empat muara sepanjang pesisir selatan Jawa Barat: Cidaun, Cipandak, Ciujung, dan Cikandang. Kelima anggota muda yang duduk di kelas sebelas itu mengambil sampel air di setiap lokasi untuk dianalisis berdasarkan suhu, pH, Total Dissolved Solids (TDS), dan salinitas.

Muara Cidaun Paling Asam, Cipandak Relatif Netral

Pengukuran tim menunjukkan karakter air yang berbeda-beda di setiap muara. Muara Cidaun tercatat memiliki pH antara 4,59 hingga 4,84 — kondisi paling asam di antara empat lokasi yang disusuri.

Muara Cipandak berada di kisaran netral dengan pH 6,54 sampai 7,24. Sementara itu, air Muara Cikandang cenderung bersifat basa, dan Muara Ciujung menunjukkan kandungan zat terlarut serta salinitas yang cukup tinggi.

Setiap Muara Punya Karakter Pencemaran Berbeda

Ketua Tim Ekspedisi GIDEON Angkatan 45, Wulan Octafiena (18), menilai perbedaan kondisi tersebut mencerminkan tekanan lingkungan yang tidak seragam di tiap titik.

"Setiap muara memiliki karakter pencemaran yang berbeda, mencerminkan kompleksitas tekanan antropogenik di wilayah pesisir selatan Jawa Barat," ujar Wulan saat diwawancarai, Jumat 25 September 2026.

Wulan menegaskan muara berperan vital bagi warga sekitar. Menurutnya, kawasan itu menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir, tempat berkembangnya biota air, sekaligus jalur utama aliran nutrien dan material dari darat ke laut.

"Muara sebagai zona transisi antara sungai dan laut memiliki fungsi vital sebagai sumber kehidupan masyarakat pesisir, tempat berkembangnya biota air, serta jalur utama aliran nutrien dan material dari darat ke laut," katanya.

Warga Ciujung Masih Menangkap Ikan, Cikandang untuk Pengairan Sawah

Selain mengukur kualitas air, tim menggali informasi langsung dari warga sekitar. Di Muara Ciujung, masyarakat masih memanfaatkan kawasan tersebut untuk menangkap ikan.

Berbeda dengan Muara Cikandang, airnya dipakai untuk pengairan sawah dan aktivitas domestik nonkonsumsi. Temuan lapangan ini memperlihatkan hubungan erat antara aktivitas warga dan kondisi lingkungan di masing-masing muara.

Rekomendasi: Pengelolaan Pesisir Perlu Terpadu

Tim menilai pengelolaan lingkungan pesisir perlu dilakukan secara terpadu, disertai edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas air muara. Hasil ekspedisi diharapkan menjadi gambaran awal kondisi kawasan pesisir selatan Jawa Barat.

Kegiatan ini juga menjadi ajang penggabungan ilmu sekolah, kegiatan sosial, dan hobi yang disalurkan lewat ekstrakurikuler. Pelajaran Kimia diterapkan melalui cara pengukuran pH, sementara kegiatan sosial diwujudkan dengan mengenal langsung kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Follow www.jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks