BOGOR — Pengurus cabang olahraga sepeda Kabupaten Bogor menetapkan target empat medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Target itu diusung dengan kekuatan 19 atlet yang disiapkan tampil di 23 nomor pertandingan.
Komposisi tim didominasi atlet binaan daerah. Sebanyak 15 dari 19 atlet yang disiapkan merupakan hasil pembinaan Kabupaten Bogor sendiri, sisanya berasal dari luar daerah binaan.
Empat Emas Jadi Patokan Keberhasilan Pembinaan
Sekretaris Umum ICF Kabupaten Bogor, Budi Santoso, menyebut target empat emas sebagai ukuran sekaligus pembuktian hasil pembinaan olahraga sepeda di daerah tersebut.
"Target kami empat emas. Total ada 19 atlet yang akan tampil di Porprov Jabar 2026, dan 15 atlet di antaranya merupakan binaan asli Kabupaten Bogor," ujar Budi.
Menurutnya, dominasi atlet binaan sendiri menjadi modal penting saat bersaing di level provinsi. Komposisi ini juga menunjukkan bahwa regenerasi atlet sepeda di Kabupaten Bogor berjalan.
Persiapan Masuk Tahap Pra-Kompetisi
Program latihan tim sepeda Kabupaten Bogor kini berada di fase pra-kompetisi. Para atlet menjalani pematangan menjelang pertandingan utama, mulai dari penguatan fisik hingga simulasi lintasan.
Budi menilai persaingan di Porprov Jabar 2026 akan berlangsung ketat. Sejumlah daerah disebut punya kekuatan merata di nomor-nomor sepeda.
"Kota Bogor, Kota Bandung, dan Pangandaran akan menjadi lawan terberat," katanya.
Peta Pesaing dan Peluang Kabupaten Bogor
Kota Bogor dan Kota Bandung selama ini dikenal memiliki pembinaan atlet sepeda yang mapan, sementara Pangandaran tumbuh sebagai kekuatan baru di nomor lintasan dan jalan raya.
Meski menghadapi tekanan dari tiga daerah tersebut, Budi tetap optimistis para atlet Kabupaten Bogor mampu memberikan penampilan terbaik pada ajang tingkat Jawa Barat itu.
Porprov Jabar 2026 menjadi panggung bagi 19 atlet sepeda Kabupaten Bogor untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus mengejar target empat medali emas.