Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Akui Timnas Masih Punya Celah

Penulis: Darmawan Putra  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:06:31 WIB
Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

JAWA BARAT — Timnas Indonesia menutup FIFA ASEAN Cup 2026 dengan gelar juara usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan evaluasi tetap jalan meski trofi sudah di tangan, sebagai bekal menuju Piala Asia 2027.

Paragraf pembuka: Erick Thohir menyebut sejumlah titik lemah Skuad Garuda masih terlihat sepanjang turnamen. Evaluasi akan dibahas bersama pelatih John Herdman sebelum tim kembali bersiap menghadapi persaingan level Asia.

Jalan Juara yang Tidak Mulus

Partai final berakhir imbang 2-2 hingga 120 menit sebelum Indonesia menang lewat adu penalti. Thailand bahkan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-81, tetapi Indonesia belum mampu memastikan kemenangan di waktu normal maupun tambahan waktu.

Erick menilai situasi itu jadi cerminan bahwa gelar juara tidak datang dari pertandingan yang mudah.

"Kami harus akui Thailand tim yang sangat bagus, saya apresiasi perjuangan pemain sampai detik terakhir, dua laga yang tidak mudah, 9-2 tidak mudah, ini juga 2-2, tidak mudah," kata Erick.

Pelajaran dari Laga Kontra Bangladesh

Selain final, Erick menyoroti pertandingan terakhir Grup A melawan Bangladesh. Indonesia menang telak 9-2, tetapi menurutnya laga itu tetap menyimpan tingkat kesulitan tersendiri bagi pemain dan pelatih.

Dua laga tersebut, kata Erick, jadi bahan evaluasi penting sebelum Timnas Indonesia menghadapi persaingan yang lebih berat di level Asia.

Fokus Perbaikan Menuju Piala Asia 2027

Erick memastikan evaluasi akan difokuskan pada titik-titik kelemahan yang masih terlihat selama perjalanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Pembahasan dilakukan bersama pelatih John Herdman sebagai persiapan menghadapi Piala Asia 2027.

"Ya, banyak, nanti saya sama coach. Ada banyak," ujar Erick.

"Titik-titik kelemahan yang mungkin harus kami perbaiki untuk persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027," ucapnya.

Tantangan Berat Menuju Piala Dunia

Erick mengingatkan bahwa tantangan Skuad Garuda akan jauh lebih berat jika ingin bersaing di turnamen yang lebih tinggi, termasuk dalam upaya mencapai target tampil di Piala Dunia.

"Ini pelajaran bagus untuk semua pemain dan pelatih, kalau memang kita mau masuk Piala Dunia, kita harus serius mempersiapkan dan tantangannya sangat berat," ujarnya.

Penutup: Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menambah koleksi trofi Timnas Indonesia, tetapi bagi PSSI trofi itu bukan garis akhir. Evaluasi yang berjalan bersama John Herdman akan menentukan seberapa siap Skuad Garuda ketika menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat di Piala Asia 2027.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top