JAWA BARAT — Thomas Tuchel membuka peluang tetap memanggil pemain Manchester City ke timnas Inggris meski klub itu berpotensi terdegradasi dari Premier League. Man City dinyatakan bersalah dalam 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan oleh komisi independen, dengan sanksi berat menghantui.
Pelatih timnas Inggris itu menegaskan dirinya tidak akan menutup pintu seleksi hanya karena seorang pemain berlaga di luar kasta tertinggi. Tuchel menilai setiap pemain tetap layak dipertimbangkan selama kualitasnya memenuhi kebutuhan tim.
Manchester City saat ini berada di pusaran kasus pelanggaran aturan keuangan Premier League yang berlangsung sejak musim 2009/2010 hingga 2017/2018. Komisi independen menyatakan klub tersebut bersalah atas 114 dari 115 dakwaan, termasuk dugaan pengaturan kontrak fiktif untuk mengakali regulasi keuangan.
Menurut laporan Independent, City diduga menggelembungkan pendapatan dan menyembunyikan biaya lebih dari 900 juta poundsterling atau setara Rp21,3 triliun selama sembilan tahun. Angka itu menjadi dasar mengapa hukuman yang mengancam bisa sangat berat.
Potensi sanksi yang beredar mencakup pengurangan poin dalam jumlah besar hingga degradasi dari Premier League. Manchester City sendiri menegaskan tidak bersalah dan telah mengajukan banding atas keputusan komisi independen tersebut.
Durasi proses banding belum diketahui pasti. Namun mengacu pengalaman Everton dan Nottingham Forest, sanksi bisa saja dijatuhkan sebelum seluruh proses hukum rampung. Situasi ini membuat masa depan sejumlah pemain City di level klub maupun timnas ikut terkatung-katung.
Tuchel menegaskan dirinya akan terus memantau para pemain Manchester Biru andai klub itu harus bermain di luar Premier League. Menurutnya, keputusan pemanggilan tetap akan didasarkan pada kebutuhan tim, bukan pada status kompetisi yang diikuti pemain.
"Selalu ada kemungkinan," kata Tuchel soal peluang memanggil pemain Man City.
"Saya akan selalu berusaha memilih tim terbaik untuk pemusatan latihan, situasi tertentu, maupun turnamen. Saya tidak akan pernah menutup pintu hanya karena mereka tidak bermain di kasta tertinggi di negara mereka. Kita perlu melihatnya kasus per kasus," ucap Tuchel menambahkan.
Saat ini ada tiga pemain Manchester City yang memperkuat timnas Inggris, yakni Marc Guehi, Nico O'Reilly, dan Elliot Anderson. O'Reilly harus mundur karena cedera, sementara Phil Foden belum dipanggil kembali oleh Tuchel.
Tuchel juga mengakui kasus yang menjerat Manchester City menjadi perbincangan di dalam skuad Inggris. Para pemain City disebut turut membahas situasi tersebut, meski hanya sebentar dan tidak sampai mengganggu persiapan tim.
"Tentu saja, para pemain membicarakannya. Para pemain Man City membicarakannya. Kami berbicara dengan mereka, namun hanya sebentar. Mereka siap untuk bertanding besok. Namun tentu saja, hal itu menjadi topik hangat di dalam tim," tutur Tuchel.
Keputusan akhir soal nasib Manchester City di Premier League akan menentukan langkah Tuchel berikutnya. Jika degradasi benar-benar terjadi, timnas Inggris berpotensi kehilangan sejumlah pemain dari kompetisi level tertinggi. Tuchel memilih tidak mengambil kesimpulan lebih jauh sebelum proses banding dan sanksi resmi selesai.