JAWA BARAT — DreamWorks Animation kembali dengan film terbaru berjudul Forgotten Island yang akan tayang di bioskop pada 2 Oktober 2026. Film ini mengangkat dunia fantasi yang terinspirasi dari budaya dan mitologi Filipina, serta menyelipkan cerita tentang persahabatan, keluarga, dan kenangan. Sebelum menonton, ada sejumlah fakta menarik yang perlu kamu tahu.
Film animasi ini bukan sekadar tontonan petualangan biasa. Ada banyak detail di balik layar yang membuat Forgotten Island terasa berbeda dari rilisan DreamWorks lainnya. Berikut fakta-faktanya.
Dunia Nakali dalam film ini dibangun dari kekayaan budaya dan mitologi Filipina. Berbagai makhluk ajaib dan legenda yang muncul diambil dari cerita rakyat yang berkembang di sana.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya menghadirkan representasi budaya Filipina ke penonton animasi global.
Cerita berpusat pada Jo dan Raissa, dua sahabat yang berteman sejak kecil. Hubungan mereka mulai berubah setelah lulus sekolah dan bersiap menjalani kehidupan masing-masing.
Malam terakhir mereka bersama justru membawa keduanya ke petualangan tak terduga lewat sebuah portal misterius menuju Nakali.
Jo dan Raissa bukan hanya berusaha mencari jalan pulang. Keduanya harus menghadapi konsekuensi yang berkaitan dengan kenangan persahabatan mereka.
Semakin keras usaha mereka keluar dari Nakali, semakin besar risiko kenangan yang membentuk hubungan mereka menghilang.
Jo dan Raissa ditemani Raww, karakter unik yang digambarkan sebagai weredog. Sifatnya kikuk tetapi berhati baik.
Di balik sikap percaya dirinya, Raww menyimpan sisi rentan yang membuatnya jadi bagian penting dalam perjalanan mereka. Karakter ini diisi suaranya oleh Dave Franco.
Forgotten Island disutradarai sekaligus ditulis oleh Joel Crawford dan Januel P. Mercado. Keduanya sebelumnya terlibat dalam Puss in Boots: The Last Wish.
Persahabatan Crawford dan Mercado yang terjalin hampir dua dekade turut menjadi inspirasi dalam membangun hubungan Jo dan Raissa.
Film ini membawa penonton kembali ke suasana era 1990-an, saat media sosial dan smartphone belum menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Estetika budaya rave serta musik pop akhir 1980-an hingga 1990-an ikut memperkuat atmosfer cerita.
Karakter Jo diisi suara oleh penyanyi H.E.R., sementara Liza Soberano mengisi suara Raissa. Keduanya punya hubungan personal dengan tema budaya yang diangkat film.
H.E.R. mengaku bangga bisa menjadi bagian dari film yang menghadirkan representasi Filipina, sementara Soberano melihat Forgotten Island sebagai kesempatan merayakan warisan budayanya.
Dari mitologi Filipina hingga nuansa era 1990-an, Forgotten Island menawarkan lebih dari sekadar animasi petualangan. Film ini layak masuk daftar tontonan saat tayang di bioskop pada 2 Oktober 2026.