BOGOR — Majelis Taklim Al Ikhlas Bosowa Bina Insani kembali menggelar kajian Islam rutin yang berlangsung di Masjid Al Ikhlas kompleks sekolah, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang terbuka untuk umum ini diikuti perwakilan orang tua murid dari unit TK, SD, SMP, hingga SMA Bosowa Bina Insani, serta para alumni yang ingin memperdalam ilmu agama.
Berbeda dari pengajian sekolah pada umumnya, kajian ini dirancang dengan dua materi bergantian setiap pekannya. Pekan pertama diisi Ustadz Samsam yang membawakan kajian fiqih wanita, sementara pekan kedua menghadirkan ustaz pilihan dengan tema yang menyesuaikan tantangan kehidupan masa kini.
Ustadz Samsam dalam ceramahnya menekankan bahwa mempelajari fiqih merupakan kewajiban setiap muslim, bukan sekadar pelengkap. Ia menjelaskan pemahaman hukum Islam yang benar akan membuat seorang muslimah lebih tenang menjalankan ibadah dan bijak dalam mengemban peran di keluarga.
"Ilmu fiqih bukan hanya untuk diketahui, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami hukum-hukum Islam secara benar, seorang muslimah akan lebih tenang dalam beribadah, lebih bijaksana dalam menjalankan perannya di dalam keluarga, serta mampu menjadi teladan bagi generasi penerus," jelas Ustadz Samsam di hadapan para peserta.
Ketua Majelis Taklim Al Ikhlas Bosowa Bina Insani, Dwi Ayu Namira, menyebut kajian ini merupakan program pembinaan yang menyasar seluruh keluarga besar sekolah. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga membangun komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendidik anak.
"Kajian ini kami hadirkan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperluas ilmu agama, serta membangun sinergi antara sekolah, orang tua, alumni, dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal dalam membentuk keluarga yang harmonis, berakhlak mulia, dan senantiasa menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman kehidupan," ujar Dwi Ayu Namira.
Pihak sekolah menegaskan kajian ini tidak dipungut biaya dan terbuka bagi warga Bogor yang ingin hadir. Langkah ini sejalan dengan upaya Bosowa Bina Insani memperkuat peran sekolah sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pembinaan spiritual.
Dengan format dua pekanan yang konsisten, Majelis Taklim Al Ikhlas berharap kajian ini dapat menjadi agenda tetap yang dinantikan warga. Materi yang berganti setiap pekan dirancang agar peserta tidak merasa bosan dan terus mendapatkan perspektif baru dalam menjalani kehidupan berkeluarga sesuai tuntunan Al-Qur'an dan As-Sunnah.