BOGOR — Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di lingkungan tempat ibadah. Seorang pengemudi ojek online menjadi korban saat sedang menunaikan salat Asar di Masjid As Sofia, Ciwaringin, Bogor Barat, pada Rabu (5/8/2026). Motor Yamaha NMAX miliknya raib digondol maling dalam hitungan menit.
Korban diketahui memarkirkan kendaraannya di area sekitar masjid sebelum masuk untuk beribadah. Namun, saat keluar sekitar pukul 15.30 WIB, motor bernomor polisi F 5624 AAI tersebut sudah tak lagi berada di tempat parkir.
Dari hasil pengecekan rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian, terlihat seorang pria mengenakan pakaian serba hitam mendekati motor korban. Pelaku berhasil membawa kabur kendaraan tersebut sekitar pukul 14.50 WIB, tepat saat pemiliknya sedang khusyuk beribadah di dalam masjid.
Potongan rekaman dugaan pencurian itu kini beredar luas di masyarakat dan menjadi perhatian warga sekitar. Hingga berita ini diturunkan, identitas terduga pelaku masih belum diketahui. Belum ada pula keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan kasus ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa area parkir masjid pun tak luput dari incaran pencuri. Aksi pelaku berlangsung cepat dan terbilang nekat, memanfaatkan kelengahan korban yang tengah fokus menjalankan ibadah.
Korban sempat melakukan pengecekan menyeluruh di sekitar lokasi parkir, namun kendaraan sudah tidak terlihat. Kejadian ini pun menjadi alarm bagi pengguna kendaraan bermotor, khususnya para pengemudi ojek online yang kerap kali memarkirkan motornya di tempat umum.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya pengamanan ganda saat memarkir kendaraan, termasuk di lingkungan masjid. Penggunaan kunci pengaman tambahan seperti kunci gembok cakram atau alarm sebaiknya menjadi kebiasaan untuk meminimalkan risiko pencurian.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi minim pengamanan, meskipun hanya untuk waktu yang singkat. Kejadian di Masjid As Sofia ini menjadi bukti bahwa pencuri kerap beraksi di lokasi yang dianggap aman oleh pemilik kendaraan.