Job Fair Kabupaten Bogor 2026 di Sentul Sediakan 6.056 Lowongan Kerja untuk 221 Posisi, 5.000 Pelamar Sudah Daftar

Penulis: Bayu Nugroho  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:53:31 WIB
Antrean pencari kerja terlihat memenuhi Vivo Mall Sentul pada pembukaan Job Fair Kabupaten Bogor 2026, Rabu.

BOGOR — Antrean panjang pencari kerja terlihat di Vivo Mall Sentul, Sukaraja, sejak pagi. Mereka memadati stan-stan perusahaan yang membuka rekrutmen dalam Job Fair Kabupaten Bogor 2026 yang resmi dibuka Bupati Bogor Rudy Susmanto, Rabu.

Bupati Rudy Susmanto menyebutkan, total kebutuhan tenaga kerja yang disediakan mencapai 6.056 orang. Jumlah itu tersebar di 221 posisi pekerjaan dari berbagai bidang usaha.

"Alhamdulillah hari ini ada 221 posisi pekerjaan yang dibuka dengan jumlah kebutuhan pekerja kurang lebih 6.056 orang," kata Rudy usai membuka kegiatan.

Bogor Career Center: Layanan Lowongan Kerja Harian

Di tengah tingginya animo masyarakat, Rudy menegaskan bahwa pelayanan ketenagakerjaan tidak boleh berhenti pada gelaran yang sifatnya insidental. Pemkab Bogor berencana membentuk Bogor Career Center di bawah Dinas Tenaga Kerja.

Lembaga ini nantinya menjadi pusat informasi lowongan kerja yang bisa diakses warga setiap hari tanpa harus menunggu momen job fair. "Kami minta kepada Dinas Tenaga Kerja berkolaborasi dengan beberapa OPD membentuk Bogor Career Center. Setiap hari perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja bisa diinformasikan sehingga masyarakat tidak harus menunggu job fair," ujarnya.

BLK Difungsikan untuk Penempatan Kerja ke Luar Negeri

Selain mempermudah akses informasi, Pemkab Bogor juga mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) yang telah beroperasi. Fokusnya bukan sekadar pelatihan, tetapi juga peningkatan kompetensi agar tenaga kerja lokal mampu bersaing di pasar global.

Rudy mengungkapkan, sejumlah pihak telah menjajaki kerja sama pemanfaatan BLK untuk menyalurkan tenaga kerja asal Kabupaten Bogor ke beberapa negara. Ke depan, pemkab juga berencana menambah pembangunan BLK di sejumlah wilayah seiring munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Meski demikian, realisasi penambahan fasilitas tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. Kolaborasi dengan dunia usaha disebut menjadi kunci untuk memperluas akses kesempatan kerja bagi warga Kabupaten Bogor.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: megapolitan.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top