BEKASI — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut keberhasilan Porprov tidak bisa dibebankan hanya pada atlet dan pemerintah. Dalam sambutannya di acara Funday Morning, ia menekankan peran aktif seluruh elemen masyarakat sebagai kunci utama.
“Jika kita ingin sukses menjadi tuan rumah, yang bergerak bukan hanya atlet dan pemerintah. Seluruh warga Bekasi harus ikut menyambut tamu dengan ramah, menjaga kebersihan, menjaga ketertiban, serta menunjukkan bahwa Bekasi adalah kota yang aman, nyaman, dan bersahabat,” ujar Tri Adhianto.
Waktu tersisa hingga Porprov disebut harus dimanfaatkan optimal untuk menyiapkan sarana, prasarana, dan kesiapan masyarakat. Tri Adhianto menargetkan setiap tamu dari seluruh daerah di Jawa Barat pulang dengan kesan positif.
“111 hari ini merupakan momentum bagi kita semua untuk mempersiapkan Kota Bekasi sebaik mungkin. Ketika tamu dari seluruh daerah di Jawa Barat datang ke Bekasi, mereka harus pulang dengan kesan positif bahwa masyarakatnya ramah, kotanya bersih, pelayanannya baik, dan suasananya membuat mereka ingin kembali berkunjung,” katanya.
Kegiatan yang digelar hasil kolaborasi Pemkot Bekasi, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bekasi, dan Luwak White Coffee ini menghadirkan senam massal, jalan santai, permainan interaktif, hingga hiburan keluarga. Antusiasme warga juga terlihat di kawasan bazar UMKM yang menampilkan produk unggulan pelaku usaha lokal.
Kehadiran bazar tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat seiring penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026. Panitia juga menyediakan berbagai hadiah melalui pengundian doorprize, termasuk dua paket umrah dan satu unit sepeda motor.
Pemerintah Kota Bekasi berharap semangat menyambut Porprov semakin dirasakan oleh masyarakat. Lewat Funday Morning, Pemkot ingin memperkuat kebersamaan, membudayakan pola hidup sehat, serta menumbuhkan optimisme bahwa Bekasi siap menjadi tuan rumah yang membanggakan bagi seluruh Jawa Barat.