BANDUNG — Antusiasme terhadap olahraga lari di Kota Kembang kembali teruji. Ribuan peserta dari lima kota berbeda, termasuk Jakarta dan Karawang, tumpah ruah di ajang MILO ACTIV Indonesia Race 2026 yang digelar di kawasan Balai Kota Bandung, Minggu (19/7/2026).
Total peserta mencapai 7.200 orang, naik 44 persen dari seri sebelumnya yang hanya 5.000 pelari. Mereka mengikuti dua kategori: lari 5 kilometer untuk dewasa dan Family Run sejauh 2,5 kilometer.
Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit PT Nestlé Indonesia, Alaa Shaaban, menyebut cuaca pagi yang sejuk dan rute yang menawan menjadi faktor utama kelancaran acara. “Rutenya sangat baik, cuacanya mendukung, dan Bandung merupakan kota yang sangat ramah,” ujarnya di sela-sela acara.
Menurut Alaa, pemilihan Bandung bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism di Indonesia. Populasi anak muda dan mahasiswa yang dinamis menjadi kekuatan utama penyelenggaraan.
Yang membedakan MILO Run dengan ajang lari lainnya adalah kategori Family Run. Alaa menjelaskan, kategori ini dirancang agar ayah, ibu, dan anak-anak bisa berlari bersama. “Ini tidak hanya memperkuat ikatan keluarga, tetapi juga menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini,” paparnya.
Peserta tak hanya datang dari Bandung dan sekitarnya. Banyak yang berasal dari Jakarta, Karawang, hingga luar provinsi. Fenomena serupa juga terjadi pada seri sebelumnya di Medan dan Yogyakarta, bahkan ada peserta dari luar negeri yang ikut serta.
Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia Fajar Dewantara menyampaikan bahwa MILO telah menemani masyarakat Indonesia selama 52 tahun. Seluruh produk MILO diproduksi di dalam negeri melalui tiga pabrik dan bahkan diekspor ke Filipina.
Alaa menambahkan, kedatangan peserta dari luar kota turut menggerakkan sektor perhotelan, restoran, hingga UMKM lokal yang dilibatkan dalam acara. “MILO Run selalu menarik peserta dari berbagai daerah. Mereka rela datang jauh hanya untuk berpartisipasi,” tambahnya.