Ribuan Pelari Padati MILO Run Bandung 2026, Peserta Melonjak Jadi 7.200 Orang dari 5 Kota

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 17:11:31 WIB
pelari dari lima kota mengikuti MILO ACTIV Indonesia Race 2026 di kawasan Balai Kota Bandung, Minggu (19/7/2026).

BANDUNG — Antusiasme terhadap olahraga lari di Kota Kembang kembali teruji. Ribuan peserta dari lima kota berbeda, termasuk Jakarta dan Karawang, tumpah ruah di ajang MILO ACTIV Indonesia Race 2026 yang digelar di kawasan Balai Kota Bandung, Minggu (19/7/2026).

Total peserta mencapai 7.200 orang, naik 44 persen dari seri sebelumnya yang hanya 5.000 pelari. Mereka mengikuti dua kategori: lari 5 kilometer untuk dewasa dan Family Run sejauh 2,5 kilometer.

Bandung Jadi Magnet Sport Tourism

Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit PT Nestlé Indonesia, Alaa Shaaban, menyebut cuaca pagi yang sejuk dan rute yang menawan menjadi faktor utama kelancaran acara. “Rutenya sangat baik, cuacanya mendukung, dan Bandung merupakan kota yang sangat ramah,” ujarnya di sela-sela acara.

Menurut Alaa, pemilihan Bandung bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism di Indonesia. Populasi anak muda dan mahasiswa yang dinamis menjadi kekuatan utama penyelenggaraan.

Family Run Jadi Daya Tarik Utama

Yang membedakan MILO Run dengan ajang lari lainnya adalah kategori Family Run. Alaa menjelaskan, kategori ini dirancang agar ayah, ibu, dan anak-anak bisa berlari bersama. “Ini tidak hanya memperkuat ikatan keluarga, tetapi juga menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini,” paparnya.

Peserta tak hanya datang dari Bandung dan sekitarnya. Banyak yang berasal dari Jakarta, Karawang, hingga luar provinsi. Fenomena serupa juga terjadi pada seri sebelumnya di Medan dan Yogyakarta, bahkan ada peserta dari luar negeri yang ikut serta.

Dampak Ekonomi bagi Pelaku Usaha Lokal

Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia Fajar Dewantara menyampaikan bahwa MILO telah menemani masyarakat Indonesia selama 52 tahun. Seluruh produk MILO diproduksi di dalam negeri melalui tiga pabrik dan bahkan diekspor ke Filipina.

Alaa menambahkan, kedatangan peserta dari luar kota turut menggerakkan sektor perhotelan, restoran, hingga UMKM lokal yang dilibatkan dalam acara. “MILO Run selalu menarik peserta dari berbagai daerah. Mereka rela datang jauh hanya untuk berpartisipasi,” tambahnya.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: jabarekspres.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top